Berita

Info Menarik Seputar SBMPTN 2018

Pada hari ini Selasa 08 Mei 2018, secara nasional diadakan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional atau disingkat dengan SBMPTN. Salah satu panitia lokal (panlok) yang ditunjuk oleh Kementerian Ristek adalah Universitas Jenderal Soedirman, dengan kode panlok 41. Kemudian setiap panlok bekerjasama dengan sekolah-sekolah tertentu untuk menyediakan lokasi ujian tersebut.

Basis ujian SBMPTN di tahun 2018 ini dibagi menjadi 2 yaitu Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Untuk ujian yang berbasis komputer, sebanyak 260 unit komputer telah disediakan oleh Unsoed. Sisanya, ujian disebar di beberapa sekolah di purwokerto untuk tetap melaksanakan ujian berbasis kertas.

Beberapa pegawai di Fakultas Teknik Unsoed, baik dosen maupun tenaga kependidikan, mendapatkan tugas untuk ikut mengawas SBMPTN ini. Beberapa lokasi (sekolah) yang ditunjuk diantaranya SMAN 1 Purwokerto, SMAN 2 Purwokerto, SMPN 3 Purwokerto, SMPN 6 Purwokerto, Fakultas Biologi Unsoed, dan lain sebagainya. Total lokasi ujian yang disiapkan oleh panlok 41 berjumlah 39. Lokasi ujian tersebut dibagi menjadi 2 kelompok yaitu lokasi ujian untuk kelompok Saintek dan kelompok Soshum.

teknik elektro sbmptn 2018
teknik elektro sbmptn 2018

Ada yang berbeda di SBMPTN tahun 2018 ini, khusus naskah soal Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dapat dibawa pulang oleh peserta ujian. Selain TKPA, para peserta SBMPTN juga harus mengerjakan soal TKD (Tes Kemampuan Dasar) pada bidang pilihannya masing. Waktu untuk mengerjakan TKPA dan TKD adalah sama yaitu 1jam 45menit.

Selain itu, hal berbeda lain di SBMPTN 2018 adalah, sistem penilaiannya. Dikutip dari website resmi SBMPTN, sistem penilaian di tahun 2018 ini menerapkan Teori Tes Modern yang dikenal dengan Teori Respons Butir (Item Response Theory/IRT). Metode penilaian ujian tertulis pada SBMPTN 2018 tidak hanya memperhitungkan jumlah soal yang dijawab dengan benar dan salah oleh peserta, tetapi juga memperhitungkan karakteristik setiap soal khususnya tingkat kesulitan relatif dan sensitifitasnya dalam membedakan kemampuan peserta.

Namun dari pengalaman mengawas ujian di hari ini, kami masih menemukan banyak para calon mahasiswa yang masih mengosongkan Lembar Jawaban Ujian (LJU), dengan harapan tidak mendapatkan nilai minus, padahal nilai minus sendiri sudah tidak berlaku di sistem penilaian SBMPTN tahun 2018 ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *